Sarapan Sehat Sebelum Jam 9, Puenting Rek!


Buk ibukkk…punya anak kecil engga? Yang masih seumuran Paud sampai eSDe gitu?  Kalau pagi suka disiapin sarapan apa ?

Telur ceplok sama susu? Roti isi selai kacang? Ah… ibuk nyari yang gampangan yaa…
Ooo..ada lagi yang sarapannya ekslusif buah ya? Hmmm ..

Nah, kalau yang pola makan, puasa sampai jam 12 siang itu? Mungkin cocok untuk orang dewasa yang sudah berusia 35 ke atas, yang memang harus membatasi asupan makanan, atau cocok buat orang dewasa yang ingin menurunkan berat badan atau menurunkan kadar insulin dalam darah. Tapi untuk anak-anak, kayanya jangan deh, mereka masih dalam masa pertumbuhan dan butuh banyak energi untuk menunjang kegiatan belajar mereka.

Sarapan Sehat, Sebelum Jam 9
Definisi sarapan sehat yaitu:  sarapan yang memenuhi minimal seperempat (15-30% ) kebutuhan gizi harian. Sarapan merupakan salah satu dimensi gizi seimbang  dalam rangka mewujudkan  hidup sehat, aktif dan cerdas.

Sarapan memegang peran penting dalam menunjang aktifitas harian seseorang. Menurut Prof Dr. Hardiansyah Ms,  sarapan sangat penting dalam mengaktifkan kerja otak, di samping tentu saja memberikan energi yang dibutuhkan dalam berkegiatan .

Itulah mengapa, para ahli gizi menganjurkan agar setiap anak sekolah, terutama usia Paud dan SD mendapatkan sarapan sebelum jam 9 pagi. Dengan demikian diharapkan anak-anak akan tumbuh sehat dan otaknya bekerja dengan baik sehingga  mampu menyerap pelajaran dengan baik. Generasi yang sehat adalah harapan masa depan bagi bangsa Indonesia.

Contoh menu sarapan sehat buatanku
Contoh menu sarapan sehat buatanku

Lanjutkan membaca “Sarapan Sehat Sebelum Jam 9, Puenting Rek!”

Gluten, Roti dan Revolusi Pangan


Terigu Di Semua Makanan Kita
Banyak diantara kita yang sedari kecil hidup tergantung dengan  pangan yang berbahan dasar tepung terigu. Contoh paling konkret adalah roti. Jenis makanan yang bukan pangan asli Indonesia ini telah menjadi sangat populer di hampir seluruh belahan dunia karena segi kepraktisannya. Selain tentu ada yang memilihnya karena rasanya yang memanjakan lidah.

kebanyakan roti yang beredar di seluruh dunia berbahan dasar tepung terigu. Wajar saja, karena roti adalah jenis makanan dari kultur “bule” yang kebanyakan di daerah mereka merupakan tempat tumbuhnya gandum. Gandum yang digiling hingga putih dan halus inilah yang disebut dengan tepung terigu.

Tepung terigu telah sukses merasuki hampir 75% jenis makanan pokok, camilan bahkan bisa jadi minuman atau kudapan lain. Mulai dari roti,cake, cookies,  mie, spageti, makaroni, lasagna, pizza , kebab, gorengan hingga es krim, tak luput dari campur tangan adanya si tepung terigu ini.

Roti sendiri sebagai pangan berbahan dasar tepung terigu, dimanfaatkan lagi menjadi campuran berbagai jenis penganan, misalnya dibuat burger, hot dog, kolak roti, es campur, es krim roti dan masih banyak lagi.

Belum lagi penganan hasil kreasi lain yang berbahan dasar terigu seperi terang bulan (martabak manis), martabak, roti maryam, roti pita, dan masih banyak lagi.
Hampir semua makanan pokok dan kudapan manis dan asin, menyertakan terigu sebahai bahan dasarnya

Gluten, Apa Sih?

Gluten adalah campuran amorf (bentuk tak beraturan) dari protein yang terkandung bersama pati dalam endosperma (dan juga tepung yang dibuat darinya) beberapa serealia, terutama gandum, gandum hitam, dan jelai. Dari ketiganya, gandumlah yang paling tinggi kandungan glutennya. Kandungan gluten dapat mencapai 80% dari total protein dalam tepung, dan terdiri dari protein gliadin dan glutenin. Gluten membuat adonan kenyal dan dapat mengembang karena bersifat kedap udara.

Gluten dapat digunakan untuk membuat daging imitasi (terutama daging bebek) untuk hidangan vegetarian dan vegan. Tepung roti banyak mengandung gluten, sementara tepung kue lebih sedikit. Ada sejumlah orang yang tidak dapat mengkonsumsi gluten karena reaksi daya tahan tubuh, merusak dinding usus halus, dan hanya dapat ditangani bila penderita tidak makan gluten seumur hidup.
(Sumber : Wikipedia Bahasa Indonesia)

gandum
Wheat picture credit goes to Pixabay

Lanjutkan membaca “Gluten, Roti dan Revolusi Pangan”

Kenali Jenis Penyakit Jantung Dan 8 Cara Pencegahannya


Kita tentu sering mendengar tentang seseorang teman atau kerabat yang terkena sakit jantung. Tapi mungkin kita sendiri belum begitu paham, apa sih sebenarnya sakit jantung itu? Kalau begitu, yuk  sama-sama  kita ketahui! Sakit pada jantung sendiri terbagi 3, yakni : Gagal Jantung, Serangan Jantung dan Stroke.
Gagal Jantung:
Yaitu masalah yang berhubungan dengan sistem listrik jantung. Terjadi saat otot-otot jantung tiba-tiba berhenti berdetak karena  organ tidak berfungsi.
Gagal jantung  dipicu oleh sistem listrik jantung yang kacau , menyebabkan detak jantung tidak teratur, bahkan jantung berhenti memompa darah  secara total.
Tanda-tandanya  :
Napas  terengah-engah, tidak bernapas, dan tidak merespon.
Seseorang yang mengalami gagal jantung dan tidak mendapatkan pertolongan segera, bisa meninggal dalam hitungan menit.
Faktor Resiko:
Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, sakit jantung koroner, riwayat arrhythmias (detak jantung tidak teratur) , merokok, obat-obatan dan alkohol

Serangan Jantung:
Yaitu permasalahan dengan suplai darah ke jantung itu sendiri.
Terjadi saat satu atau beberapa bagian dalam jantung gagal mendapatkan oksigen karena terhalangnya aliran darah.
Serangan jantung terjadi karena tersumbatnya sebuah arteri yang mensuplai darah kepada organ-organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.  Tersumbatnya arteri tersebut, disebabkan adanya “plaque” dan kolesterol yang menempel di sebelah dalam dinding arteri.
Tanda-tandanya:
Adanya tekanan dan sesak di dada, dada seperti diremas, rasa sakit yang menyebar ke lengan, bahu, punggung atas dan rahang. Sesak napas, keringat dingin, mual dan cemas. Pada wanita, munculnya gejala ini bisa lebih ringan atau bahkan tidak terasa sama sekali.
Diperlukan pertolongan segera kepada seseorang yang mendapatkan serangan jantung. Penanganan yang terlambat, bisa menyebabkab kerusakan (organ)  yang lebih parah.
Faktor Resiko :
Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, stress, gaya hidup malas dan pola makan yang buruk.

Stroke:
Yaitu permasalahan yang terjadi karena gangguan atau kekurangan suplai darah yang parah ke otak.
Terjadi saat bagian otak gagal mendapatkan oksigen yang sangat dibutuhkan karena terhentinya atau berkurang parah aliran darah ke organ yang vital.
Stroke biasanya disebabkan oleh  adanya gumpalan darah yang menyumbat jalan pembuluh darah ke otak, sehingga suplai darah terputus. Ada pula yang disebut Hemorraghic Stroke, yakni pecahnya pembuluh darah yang bertugas mensuplai  darah ke otak.
Tanda-tandanya:
Sakit kepala yang hebat dan datang tiba-tiba tanpa diketahui secara pasti pemicunya, pusing, kehilangan koordinasi tubuh, sulit bicara, melemahnya/lumpuhnya otot wajah dan sebagian tubuh.
Pertolongan medis dan tindakan yang tepat dalam menyelamatkan nyawa penderita stroke sekaligus mencegah terjadinya kelumpuhan wajah /sebagian tubuh.
Faktor Resiko:
Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, ras, riwayat stroke atau serangan iskemik semntara, diabetes, tekanan darah tinggi, merokok, alkohol, kegemukan dan gangguan darah.

Data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, tahun 2014  menyebutkan bahwa,   kematian akibat penyakit jantung dan kardiovaskuler merupakan masalah utama baik di negara-negara maju maupun negara-negara berkembang. Angkanya mencapai 17,3 juta  kematian pertahun. Lebih dari 3 juta kematian terjadi pada usia di bawah 60 tahun. Sebanyak 4% kematian akibat penyakit jantung terjadi di negara-negara berpenghasilan tinggi, dan 42% terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah. Jumlah kematian akibat penyakit jantung koroner dan stroke diperkirakan akan terus meningkat hingga 23,3 juta jiwa pada tahun 2030.

Wow! Fantastis ya… angka kematian akibat penyakit jantung koroner dan stroke di negara-negara berpenghasilan rendah? Jadi ini bisa saja terjadi di Indonesia!

Tabel angka kematian akibat penyakit jantung dunia. Data kemenkes 2014
Tabel angka kematian akibat penyakit jantung di  dunia.
Data kemenkes 2014

Lanjutkan membaca “Kenali Jenis Penyakit Jantung Dan 8 Cara Pencegahannya”

Kecanduan Air Kelapa? Ini 10 Akibatnya Bagi Kesehatan Anda


Sebagai penduduk di wilayah tropis, kita terbiasa melihat pohon kelapa tumbuh di sepanjang pantai. Buah kelapa , merupakan sumber pangan yang tak asing lagi. Bagi penduduk Indonesia dan beberapa negara lain diwilayah Asia, buah kelapa ini memegang peranan sangat penting dalam menyajikan berbagai olahan penganan yang lezat. Sebut saja kari, rendang, gudeg, lodeh dan berbagai lauk-pauk yang menggunakan santan sebagai bahan penyedapnya.

Lalu berbagai jajanan tradisional yang menggunakan santan, parutan kelapa dan gula kelapa sebagai bahan penunjangnya. Mulai dari kolak, bubur, gethuk, lemper, mendhut, surabi, kue srikaya, koci-koci apalah namanya, mungkin berbeda sebutannya di tiap daerah, namun intinya adalah olahan kue dari bahan lokal seperti tepung beras, ubi, singkong , kacang hijau, ketan hitam dan lain-lain yang dipadukan dengan kelapa dan bahan turunannya.

Bahkan kini di negara-negara barat yang sangat memuja gaya hidup sehat, kelapa telah menjadi primadona. Setelah VCO atau Virgin Coconu Oil menggeser ketenaran minyak zaitun, karena konon titik didih minyak kelapa ini lebih tinggi, sehingga lebih sehat dipakai untuk menggoreng, kini mereka juga mengkonsumsi olahan lain dari kelapa. Santan, kelapa parut, butter dari kelapa, dan yang terakhir adalah tepung kelapa sebagai pengganti terigu dalam pembuatan aneka kue-kue, semakin dicari dan digemari di barat.

Tapi yang paling eksotis dari semua itu adalah trend mereka untuk minum air kelapa muda. Dalam hal ini, air kelapa muda yang murni langsung menjadi minuman favorit,  menggeser semua jenis minuman yang pernah ada. Mengapa? karena selain segar dan lezat, air kelapa ini tidak memerlukan campuran apapun dan tidak membutuhkan proses apapun. Langsung minum, semurni apa yang disajikan alam, untuk mendapat manfaat sehatnya.

Semangkuk air kelapa, memberi energi dan banyak manfaat bagi kesehatan
Semangkuk air kelapa, memberi energi dan banyak manfaat bagi kesehatan

Jadi, bila anda termasuk salah seorang yang kecanduan minum air kelapa seperti saya, Hati-hatilah! Karena..inilah yang akan terjadi pada tubuh anda

  1. Mendapatkan Suplai Energi
    Setelah seharian berpuasa, atau setelah berkeringat karena bekerja dan berolah raga, segelas air kelapa murni yang segar, akan memberikan anda asupan energi karena kandunganasam amino, antioksidan, enzym, vitamin C dan B kompleks,  sitokinin, protein, mineral,dan  karbohidrat.   Selain itu, ia  juga meningkatkan kinerja hormon kelenjar thyroid anda. Hormon dalam kelenjar Thyroid sendiri memegang peranan sangat penting dalam pernapasan, denyut jantung, sistem syaraf pusat dan perifer, mengatur kadar kolesterol, mengatur suhu tubuh dan lain-lain.

Lanjutkan membaca “Kecanduan Air Kelapa? Ini 10 Akibatnya Bagi Kesehatan Anda”