Kampung Berseri Astra, Inspirasi 60 Tahun Astra Berbakti Untuk Negeri

Visi pendiri Astra (William Soeryadjaya) yang  menjadi Visi Astra 2020:
Astra senantiasa berupaya menjadi inspirasi pembangunan. Sehingga, kegiatan bisnis bukan hanya berarti pertumbuhan profit semata, tetapi juga tentang bagaimana berkontribusi untuk pembangunan Bangsa Indonesia.

 

Kontribusi Astra untuk pembangunan Bangsa Indonesia melalui program CSR #SatuIndonesia

*************************************************

Pagi itu matahari cerah saat saya menyusuri sepanjang jalan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya,  yang cukup sepi dan agak berkelok. Terus terang saya jarang melewati jalan ini, meskipun jaraknya hanya sekitar satu atau dua kilometer dari tempat tinggal  saya.

Sekali-sekali saya memang pernah menempuh jalan ini sebagai jalan alternatif saat jalan-jalan utama didera kemacetan pagi-sore saat jam-jam sibuk.
Sayapun menandai beberapa tempat yang menarik perhatian saya di antara sepinya lahan kosong yang penuh alang-alang di sekelilingnya.

Memang sebenarnya, daerah itu bukan lagi tanah rawa dan lahan gersang berumput seperti beberapa tahun sebelumnya, beberapa bangunan besar dan perkampungan mulai meramaikannya. Bahkan kalau kita cermati, pembangunan di sekitar daerah tersebut mulai gencar di lakukan. Ada beberapa perumahan baru mulai dari kelas menengah hingga kelas atas menempati puluhan hektar lahan-lahan bekas rawa di daerah tersebut. Apartemen, ruko, minimarket , terminal, dan beberapa yayasan pendidikan mulai bertebaran di daerah tersebut.

Namun tetap saja ada ceruk yang sampai saat ini masih eksis di daerah tersebut. Itulah daerah bekas Tempat Pembuangan Akhir sampah di daerah Keputih Sukolilo, Surabaya. Dulunya tempat tersebut adalah tempat terakhir, pemkot Surabaya mengarahkan pembuangan sampah bagi seluruh penduduk kota Surabaya. Bisa dibayangkan ngga, seperti apa penampakan daerahnya?

Kumuh, kotor dan super bau. baunya saja sampai menyengat hidung beberapa kilometer jauhnya. Saking banyaknya sampah yang tertimbun di sana. Bagi kita, daerah tersebut mungkin sangat engga banget  dan kita memilih menjauhinya, namun bagi sebagian orang, gunungan sampah tersebut ternyata adalah sumber rejeki mereka.

Harapan Di Balik Timbunan Sampah

Melewati gerbang sebuah perkampungan, tempat para pemulung hidup dan mengumpulkan aneka barang bekas, saya melihat pemandangan yang tidak biasa. Truk-truk pengangkut aneka kardus, botol bekas, kaleng dan aneka sampah yang masih bisa didaur ulang, bersliweran .
Tumpukan sampah yang sudah dipilah-pilah dan diletakkan  di beberapa rumah sederhana sepanjang sisi jalan menjadi pemandangan utama. Jalanan becek berlumpur hitam dengan bau yang sangat tajam, sementara lubang-lubang menganga menghadang di tengah-tengahnya.

Saya sempat mundur beberapa meter karena ragu-ragu. Takut ban saya kena paku atau pecahan kaca, lalu saya terpaksa nangis bombay menghabiskan hari di sana menunggu tukang tambal ban dipanggilkan  oleh entah siapa yang tidak saya kenal dan menungguinya memperbaiki hingga selesai. Itulah ketakutan saya. lain tidak.

Kampung Pemulung Ex TPA Keputih,Sukolilo,Surabaya
Kampung Pemulung Ex TPA Keputih,Sukolilo,Surabaya

Tapi melihat beberapa truk pengangkut kardus dan barang bekas, bisa maju dengan santai dan sukses melewati lobang yang penuh genangan air hitam  tersebut, akhirnya saya bertekad memberanikan diri untuk terus maju. Dengan mengucap Bismillah, mobil saya jalankan  perlahan sambil terus berdzikir, hingga akhirnya sampai di seberang, di tempat yang kering, dan terus mendaki, hingga akhirnya berbelok ke kanan dan sampai pada jalan yang menurun. Sampailah saya ke sebuah gerbang kampung bertuliskan “Selamat Datang, Kampung Berseri Astra, Bersih, Sehat, Cerdas, Produktif”. Sebuah banner disematkan pada pagar kayu “Kampung Berseri Astra, #SatuIndonesia”.

O,ya untuk sampai di kampung ini, tentu saja, tadinya saya harus mencari dan bertanya-tanya dulu kepada penduduk sekitar.

Sepi. Demikian kesan saya saat memandangi bangunan-bangunan sederhana, rumah tinggal penduduk kampung tersebut. Di sebelah kanan masih terhampar lahan kosong yang cukup luas dengan kondisi tanah yang gersang, bekas urukan rawa-rawa yang sudah banyak ditumbuhi ilalang. Sebuah bangunan besar seperti hall atau  apa, berpadu dengan sebuh kuil berwarna hitam, nampak tak jauh dari kampung tersebut.

kampung-berseri-astra1

Sayapun memberanikan diri untuk memasuki gerbang kampung, meski agak ketar-ketir juga, karena tak seorangpun di sana yang saya kenal. Hanya bermodal senyum dan sapa, saya terus maju melangkah. Sampailah saya di bibir kampung inti di mana papan petunjuk dan banner makin banyak dengan pesan menyuarakan kesadaran masyarakat untuk cinta lingkungan, go green, semangat bertanam dan sebagainya. ”

Sayapun bertanya kepada beberapa orang yang sedang berkerumun di sebuah tempat di dekat semacam lapangan , dan mereka menganjurkan saya untuk menemui Pak Tri Priyanto, seorang ketua RW di RW 3, yang kemudian ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pembangunan PIC (Koordinator Warga) Kampung Berseri Astra, yang dulunya hanya sebuah kampung tak dikenal, Keputih Tegal Timur Baru.

kampung-berseri-astra2

Kampung ini berdiri di sebuah lahan BTKD atau Bekas Tanah Kas Desa. Penghuninya adalah para pemulung yang dulunya tinggal di bantaran sungai Kalimas dan Kali Brantas. Pada Tahun 1994, Pemkot Surabaya sedang bekerja keras mewujudkan Kota Surabaya yang Bersih dan Hijau dalam rangka menyambut Piala Adipura. Maka atas inisiatif Pak Purnomo Kasidi, yang waktu itu masih menjabat sebagai Walikota Surabaya (1984-1994), para penduduk di sepanjang bantaran sungai tersebut direlokasi ke Keputih yang waktu itu masih merupakan Tempat Pembuangan Akhir sampah penduduk Kota Surabaya.

Penduduk kampung tersebut, mulanya bekerja sebagai pemulung sampah di daerah tinggalnya yang baru, hingga akhirnya ketika tahun 2001, TPA Keputih resmi ditutup, penduduk kampung eks Tanah Kas Desa tersebut, mencari pekerjaan lain seperti menukang, menyopir, menjadi buruh cuci dan aneka kerja serabutan lainnya.

Program Kampung Berseri Astra, Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Pada awal tahun 2013, terjadi pembicaraan antara Perwakilan Astra dengan perwakilan warga, yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Tri Priyanto yang saat itu menjabat sebagai ketua RW 3. Selanjutnya Pak Tri ditunjuk sebagai PIC atau Koordinator Program Kampung Berseri Astra. Disepakati program awal adalah Urban Farming.

kampung-berseri-astra6
Pak Tri Priyanto, Koordinator Program Kampung Berseri Astra

Sesuai salah satu dari empat bidang yang dibidik dalam program  CSR Astra, #SatuIndonesia, yakni bidang Pelestarian Lingkungan, pada bulan Juni 2013, realisasi program  Urban Farming, dimulai dengan pengiriman sekitar 6.100 bibit tanaman cabai, tomat dan terong. Warga pun menyambut gembira. Mereka dengan antusius  menanam bibit-bibit tersebut pada polybag dan menempatkannya pada rak-rak kayu atas biaya PT, Astra.
Namun  apa daya, mungkin karena mereka kurang memiliki basic skill sebagai petani, dalam hitungan bulan, tanaman yang semula  tumbuh subur  ternyata kemudian layu terserang bibit penyakit yang langsung menyebar hingga seluruh tanaman di kampung tersebut, habis tak bersisa.

kampung-berseri-astra3

 

 

PT. Astra kemudian mengirimkan seorang ahli tanaman untuk membina, dan mereka mulai menanam kembali, dengan bibit baru dan rak-rak baru dari PT.Astra.  Selanjutnya, mereka juga diajarkan untuk membuat kompos dari sisa-sisa sampah rumah tangga. Untuk itu, PT. Astra melengkapi kegiatan tersebut dengan mesin-mesin yang diperlukan dalam proses pembuatan kompos.

Atas permintaan warga, program selanjutnya adalah hadirnya Water Treatment di tengah warga yang sangat membutuhkan air bersih. Semula akan digali sumber air tanah, namun setelah berkonsultasi dengan seorang ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, hal itu tidak memungkinkan, karena kualitas air tanah di daerah tersebut sudah tercemari limbah bekas lahan TPA. Akhirnya disepakati bahwa sumber air diambil dari air sungai Kali Londo. Hasil uji lab menyatakan kualitas air sungai setelah mengalami penjernihan dan pemurnian dengan mesin water treatment tersebut, airnya layak dikonsumsi untuk mandi dan minum. Warga sangat gembira dan terbantu dengan program ini.

kampung-berseri-astra8

kampung-berseri-astra9

Akhirnya program Kampung Berseri Astra berlanjut pada bidang kedua, yakni Pendidikan, seperti pendirian Rumah Pintar yang berfungsi untuk pembelajaran warga, serta TK dan Paud. Program Kesehatan seperti pendirian Pos Yandu , Program GIA seperti mendorong homeindustri saridele dan pembuatan tempe, dan yang sekarang sedang digagas adalah pembuatan minuman Markisa. Inilah yang membuat gerbang-gerbang kampung tampak hijau karena banyaknya rambatan tanaman markisa yang menghiasinya.

kampung-berseri-astra5

kampung-berseri-astra4

Pada tahun 2014 Program Kampung Berseri Astra kemudian diresmikan oleh Presdir Astra Prijono Sugiarto.

Saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri wajah-wajah penduduk kampung yang berseri-seri dan bersemangat dengan program-program positif yang telah menyentuh kampung mereka. Mereka yang dulunya harus bersusah payah mencari air bersih, kini bisa mendapatkannya dengan mudah langsung dari kampungnya sendiri. Meski kendala terjadi pada saat air laut pasang, di mana rasa air berubah menjadi asin. Setidaknya mereka masih bisa menggunakannya untuk mandi dan keperluan bebersih.
Bahkan sekarang, dengan program IPAL, mereka memanfaatkan air bekas wudlu untuk digunakan kembali sehingga bisa untuk menyiram tanaman.

Kemajuan yang diperoleh oleh warga kampung berseri, menjadi kebanggan para pemangku jabatan  mulai dari Lurah, Camat hingga Walikota. Berbagai penghargaan pun disematkan atas kerja keras warga. Mereka juga memenangkan berbagai kejuaraan dalam adu program antar kampung,  sehingga mereka memiliki berderet piagam.

kampung-berseri-astra7

Dari semua kebahagiaan warga menerima program-program dari PT. Astra, masih ada satu ganjalan warga, yakni keinginan mereka untuk mendapat pengakuan dan peresmian daerah tempat tinggal mereka sebagai daerah resmi bersertifikat. Sehingga mereka bisa tenang tinggal dan berkembang  di sana. Harapan ini semoga mengetuk hati para pemangku jabatan di kota Surabaya, mulai dari desa, kecamatan, hingga tingkat kota Surabaya untuk membantu terwujudnya keinginan mereka sebagai manusia normal yang tinggal di negara sendiri #SatuIndonesia.

Tentang PT. Astra , Filosofi, Visi dan Misi PT. Astra International Tbk

Filosofi:
Filosofi PT. Astra diwujudkan dalam Catur Dharma (Empat Bahkti):
1. Menjadi Milik Yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara.
2. Memberikan Pelayanan Yang Terbaik Kepada Pelanggan.
3. Menghargai Individu dan Membina Kerjasama.
4. Senantiasa Berusaha Mencapai Yang Terbaik.

Visi :
1. Menjadi salah satu perusahaan dengan pengelolaan yang terbaik di Asia Pasifik, dengan penekanan pada pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan pembangunan kompetensi melalui pengembangan sumber daya manusia, struktur keuangan yang solid, kepuasan pelanggan dan efisiensi.
2. Menjadi perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial serta ramah lingkungan.

Misi :
Sejahtera bersama bangsa dengan memberikan nilai terbaik bagi stakeholders.

60 Tahun PT.Astra dan Kiprahnya dalam SATU Indonesia
PT. Astra International mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1957. Mengawali bisnisnya di Jakarta sebagai perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. yang kemudian, pada tahun 1990 berubah menjadi Astra International Tbk sebagai perusahaan Go Public dengan melepas saham kepada publik dan mencatatkan saham Perseroannya pada Bursa Efek Indonesia , Astra terdaftar dengan ticker ASII.

Menaungi merek-merek sepeda motor Honda, mobil dan truk merek Toyota, Isuzu, Daihatsu, BMW, Pigoet dan UD Trucks, Astra bisa dikatakan merajai pasar otomotif  Indonesia. Di bidang penjualan Astra masih menjadi primadona. Di bidang perawatan dan pemeliharaan , Astra telah menjadi yang terlengkap dan paling mudah dijangkau dengan jaringan distribusi dan layanan  yang terluas  di seluruh Indonesia. Kelengkapan jenis suku cadang dan aksesori mobil juga tak luput dari perhatian Astra, untuk mendukung kepuasan pelanggannya.

Untuk memudahkan layanan pembelian produknya, memaksimalkan kepuasan dan loyalitas pelanggannya, Astra melengkapi diri dengan berbagai layanan seperti, fasilitas konsultasi, fasilitas pinjaman pembelian melalui pembiayaan dengan cara kredit konvensional dan syariah yang terjangkau, perlindungan asuransi, serta akses layanan darurat dan layanan pelanggan, semuanya terangkum dalam layanan Astra World.

Selain fokus di bidang otomotif, PT.Astra International telah meluaskan usahanya  dengan mengembangkan bidang-bidang lain seperti jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur , logistik dan lainnya, serta properti dan teknologi informasi.

Tiga Pilar Strategi Astra
PT. Astra adalah perusahaan Go Public  yang sahamnya paling banyak diminati oleh para investor dan sahamnya memiliki harga jual yang terus meningkat cukup signifikan. Kestabilan harga saham Astra tak lain dipicu oleh kinerja PT Astra yang menerapkan tiga strategi, yakni :

3-pilar-strategi-astra-2-satu-indonesia

 

1. Produk dan Layanan

Moto PT Astra, sesuai dengan filosofi Catur Dharma pada bulir kedua, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Maka Astra berintegrasi dengan para pemasok barang dan jasa untuk menghasilkan produk yang berkualitas demi memenuhi kebutuhan pelanggan sebagai pemangku kepentingan utama. Tujuan usaha Astra adalah mencapai sejahtera bersama bangsa sesuai filosofi para pendiri perusahaan.

2. Sumber Daya Manusia

Astra menyadari bahwa aset utama dalam pencapaian kinerja yang baik bagi perusahaan dan keberlanjutan usaha  adalah Sumber Daya Manusia, karena itu, sejak 32 tahun lalu, Astra mengadakan ajang tahunan yang berfungsi untuk menampilkan dan menghargai kemampuan  berinovasi semua insan Astra (SDM Astra) melalui acara InnovAstra.

3. Kontribusi Sosial 

Astra menyeimbangkan antara kepentingan bisnis, lingkungan dan sosial , Astra  berkontribusi  terhadap masyarakat dan lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap  karyawan.  Melalui pendekatan yang terintegrasi dari 4 pilar Corporate Social Responsibility , yakni Pendidikan, Kewirausahaan, Kesehatan dan Lingkungan, Astra berinisiatif untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Melalui Semangat Astra   Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia), Astra mengadakan  SATU Indonesia Award, untuk mengapresiasi kinerja dan prestasi para pemuda yang telah bekerja dan berkontribusi untuk masyarakat, sejalan dengan semangat Astra untuk selalu berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Hal yang paling menarik bagi saya adalah bagian ketiga yakni kontribusi sosial PT. Astra International Tbk terhadap masyarakat Indonesia.

Apa saja yang telah dilakukan?

Sesuai visi pendiri Astra yang tetap dijadikan sebagai visi Astra 2020, yakni dalam berbisnis, tidak semata mencari keuntungan, namun harus memberi manfaat bagi masyarakat luas, maka inilah kiprah PT. Astra dalam usia 60 tahunnya yang sangat menginspirasi dan patut dijadikan teladan bagi segenap elemen bangsa.

Melalui panduan Public Contribution Roadmap , dicetuskan inisiatif SATU Indonesia  (Semangat Astra Terpadu  Untuk   Indonesia  ) yang merupakan sinergi Astra bersama delapan yayasan yang berperan aktif meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia.

Empat  bidang yang dibidik adalah:

-Pendidikan

-Pelestarian Lingkungan

-Pelayanan Kesehatan

-Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM)

Kontribusi Masyarakat (Public Contribution) dalam implementasinya memiliki dua sisi yakni masyarakat dan lingkungan, maka pelaksanaan pilar ketiga ini harus dijabarkan menjadi : kebijakan, target yang  terukur, kriteria  serta prosedur pelaksanaan. Semuanya dirangkun dalam Astra Green Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC). 

1. Astra Green  Company 

Adalah wujud komitmen  PT.Astra terhadap pengelolaan lingkungan , kesehatan dan keselamatan. Semua tertuang dalam
Corporate Policy Communication Social Responsibility and Security (CSRS) , dan berbagai turunan programnya , mencakup:

-Efisiensi sumber daya alam

-Pengurangan limbah

-Emisi gas rumah kaca

-Nol kecelakaan kerja melalui sikap berbasis keselamatan.

2. Astra Friendly Company (AFC) 

Berupa arahan strategis dan implementasi PT. Astra dalam  berinteraksi dengan pemangku kepentingan,  masyarakat sekitar operasional Astra, pelaksanaan kegiatan CSR, dan kegiatan sosial lainnya. Melalui AFC, Astra bertekad menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat agar bisa diterima dan menjadi bagian dari masyarakat.

4 Bidang Yang Dibidik CSR Astra Satu Indonesia
4 Bidang Yang Dibidik CSR Astra Satu Indonesia

Program Kampung berseri Astra tersebut di atas adalah salah satu perwujudan program CSR PT.Astra #SatuIndonesia yang sekaligus mencakup ke-empat bidang yang dibidik yakni :  Pelestarian Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan, pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Program Kampung Berseri Astra  ini tidak hanya dilakukan di Surabaya, namun sudah diterapkan pada beberapa daerah lain, diantaranya: Kampung Selang Bulak, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Selain itu masih ada lagi Kampung Berseri Astra di desa Tanon, di kaki Gunung Telomoyo, Kabupaten Kota Semarang. Di luar Jawa, program ini telah diaplikasikan di Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara, Simatera Utara.

Masih banyak lagi program-program Astra yang patut didukung dan dijadikan panutan bagi segenap elemen bangsa untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Salam #SATUIndonesia

 

10 thoughts on “Kampung Berseri Astra, Inspirasi 60 Tahun Astra Berbakti Untuk Negeri

  1. Geleng-geleng. Karena sebelumnya saya nggak pernah lihat deh kak sepanjang sisi jalan dipenuhi pemandangan timbunan sampah yang begitu padat. Turut mengucapkan terima kasih kepada Kampung Berseri Astra. Semoga selalu meningkatkan kualitas hidup. 🙂

    Suka

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s