#10TahunLagi , Punya Travel Halal Yang Memiliki Beberapa Anak Usaha Terkait

Aku sudah memulai merintis usaha di bidang Travel Halal. Yaitu Travel yang fokus untuk memberikan pelayanan yang mengakomodasi prinsip-prinsip halal. Misalnya selama perjalanan, peserta tur akan disediakan makanan halal. Lalu tur guide akan memberikan kesempatan kepada peserta tur untuk melakuakan shalat, sebisa mungkin tepat waktu. dan di mesjid yang representatif. Menghindari tempat-tempat wisata yang mengarah kepada kemaksiatan dan bonusnya adalah memberikan nilai tambah sesuai tema tur saat itu.

tour-3-benua

Selain itu, aku juga menjalankan bisnis Umrah, Umrah Plus dan Haji Plus. Dalam hal ini aku bernaung di bawah sebuah perusahaan yang legal dan sudah berijin resmi.  Ke depan, aku berencana menyatukan kedua usahaku di bawah satu bendera yang sama. Kini sedang dalam proses.

Geliat kesadaran masyarakat muslim dunia untuk hidup sesuai prinsip Islam atau Halal Lifestyle sudah demikian  marak. Laksana bola salju yang terus menggelinding dan semakin besar. Kesadaran untuk  hidup dalam prinsip halal ini terus merambah hampir di semua lini sektor kehidupan, tak terkecuali sektor pariwisata.

Inilah yang aku dan teman-teman konsorsium travel tangkap dan segera kami kemas dalam paket-paket wisata halal yang kami tawarkan kepada klien. Dan Alhamdulillah  reaksi masyarakat sangat bagus.  Permintaan pariwisata halal terus meningkat dan mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Bisnis pariwisata  memiliki jaringan yang kuat dengan bisnis-bisnis lain semisal penginapan atau hotel syariah, restaurant halal. event-event syari, bahkan oleh-oleh halal. Semuanya saling terkait dan mendukung satu sama lain. Hal yang tak bisa dihindari di era bisnis global ini adalah sektor Perbankan sebagai penunjang lalu lintas keuangan dalam bisnis yang tentunya memiliki nilai nomimal yang tidak sedikit. Sehingga dengan sendirinya perbankan Syariah sebagai penyedia fitur-fitur finansial yang halal dan sesuai syariat, akan sangat tepat bila dilibatkan.

Gerbang Wisata Bahari Lamongan
Wisata Bahari Lamongan Salah satu tujuan Wisata Domestik

Pertumbuhan sektor pariwisata halal ini tentunya sangat menggembirakan dan menggairahkan pagi para pegiat bisnis pariwisata di Indonesia, terutama karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.  Karena itu kami berharap bahwa bisnis ini akan berjangka panjang dan berkelanjutan. Tidak berhenti seperti mode pakaian yang akan berganti. Namun terus langgeng selama bisnis pariwisata itu sendiri ada.

Untuk itu, bagi aku sendiri, aku memandang pentingnya merencanakan pengelolaan keuangan. Apa yang aku dapat dari bisnis pariwisata-halalku ngga boleh hanya habis untuk hal-hal konsumtif. Namun aku merencanakan untuk mengelolanya agar bisa  mencapai impian-impian selanjutnya di masa datang.

Mengembangkan Usaha dan Memiliki Anak Usaha Terkait 

Paling tidak dalam #10TahunLagi, bisnisku sudah harus settle. Harus sudah dikenal masyarakat luas, memiliki pengaruh dan citra yang baik dan tentunya memiliki pelanggan yang setia menggunakan jasa kami. Secara fisik, dalam #10TahunLagi, aku harus sudah memiliki kantor yang representatif di kawasan yang  strategis dengan jumlah karyawan yang memadai sesuai kapasitas kerja dan kesibukan di kantorku kelak.

Rencana Kantorku Kelak design by Aman Sentosa Land Develo
Rencana Kantor dan penginapan halal milikku kelak
design by Aman Sentosa Land Development

Di sat itu pula, hasil usahaku dalam sepuluh tahun ini sudah cukup untuk dipakai mengembangkan usaha-usaha halal yang terkait dengan pariwisata, misalnya memiliki sendiri restaurant  halal dan hotel syar’i. Kalau perlu, sudah memiliki sendiri  wahana wisata halal yang sesuai dengan minat masyarakat pada saat itu. Hmm.. kelihatannya terlalu muluk ya.. apa bisa tercapai?

Entahlah, kita tidak akan tahu apa yang terjadi di masa depan jika kita tidak mencoba. Jadi sebaiknya kita berusaha sebaik-baiknya dan serahkan hasilnya pada Allah.

Berinvestasi di   Pasar Modal  Syariah

Untuk mewujudkan impianku #10TahunLagi itu, tentunya aku harus melakukan langkah-langkah nyata. Diantaranya adalah menyisihkan keuntungan usahaku tersebut dengan cara berinvestasi.

Ada banyak pilihan investasi, misalnya membeli property, membeli emas , membeli ternak, atau terjun di pasar modal. Namun semua itu mengandung faktor resiko dan untung rugi. Jadi, aku harus berhat-hati dalam memilih. Sebagai Muslim yang sudah memantapkan diri untuk menganut gaya hidup halal. maka di bidang keuangan, aku lebih memilih untuk  menerapkan #KeuanganSyariah dalam mengelola dan merencanakan keuangan perusahaanku.

Untungnya aku menemukan program menarik dari Perbankan Syariah,  #PasarModal Syariah , apa itu dan apa keuntungannya? Aku sudah pernah mengulasnya di SINI. 

Efek Syariah adalah Produk dari Pasar Modal Syariah
Efek Syariah adalah Produk dari Pasar Modal Syariah


Pasar Modal Syariah  (PMS) adalah  salah satu produk Perbankan Syariah di mana kita bisa  berinvestasi, menyertakan uang atau modal kita dalam berbagai  perdagangan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Dalam pelaksanaaannya  PMS  sebagai bagian dari Keuangan Syariah ini diawasi oleh  DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia), dan diatur oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sehingga pelaksanaan perdagangan dan transaksi di dalamnya  harus terbebas dari unsur-unsur yang bertentangan dengan prinsip Islam, yakni:
1.  Perjudian (Maysir)
2. Pungutan bunga bagi pengembalian pinjaman  (Riba)
3. Ketidak jelasan dalam  prinsip perdagangan ( Gharar)
4.  Perdagangan barang yang dilarang dalam Islam (Haram)
5.  Transaksi yang menimbulkan ketidak adilan bagi satu atau lain pihak (Zalim)
6.  Praktik penimbunan barang (Ikhtikar).

Nah untuk itu, aku berencana menyisihkan sebagian penghasilanku dari usaha travelku  dan menyertakannya dalam  PMS  misalnya dengan ikut serta dalam  Saham Syariah.  Berarti posisiku di sini adalah sebagai investor.Dengan cara menginvestasikan uangku di Pasar Modal Syariah, aku bisa mendapatkan imbal hasil hingga sebesar 15% per tahun. Tentunya aku sudah mengetahui bahwa  perusahaanku layak untuk  berinvestasi di saham syariah, karena perusahaanku sudah memenuhi unsur sebagai berikut;

  •  Perusahaanku secara aktif mendeklarasikan diri sebagai perusahaan syariah, takni Travel yang  menyelenggarakan Halal Tour.
  • Dalam pelaksanaan usaha, perusahaanku terbebas dari kegiatan seperti  : Maysir, Riba, Gharar, Haram, Zalim dan Ikhtikar.

  • Perusahaanku tidak terlibat dalam hutang riba , yang oleh Pasar Modal Syariah rasionya ditolerir hingga 45%. .
  • Insha Allah perusahaanku terbebas dari pendapatan non halal, yang oleh Pasar Modal Syariah rasionya ditolerir hingga  10%.

Nah, jika perusahaanku telah memenuhi syarat di atas, maka saham yang aku sertakan di Pasar Modal Syariah, bisa dimasukkan ke dalam  Daftar Efek Syariah (DES).

Dan dengan mudah aku bisa memantau di Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) atau di Jakarta Islamic Index (JII).

Aku juga bisa mengajak teman-temanku sesama pengusaha Travel Halal untuk bersama-sama   berinvestasi di Reksadana Syariah, yang pelaksanaannya akan dibantu oleh Manager Investasi yang telah mendapat ijin dari OJK. Manager investasi inilah yang akan memilihkan ke mana,  dana kami akan diinvestasikan. Tentunya   seorang Manager Investasi harus mematuhi prinsip-prinsip  Keuangan Syariah sesuai petunjuk Dewan Pengawas Syariah MUI dan Otoritas Jasa Keuangan.

BUTUH MODAL ?
Bila aku membutuhkan modal,  maka aku bisa meminjam uang ke Pasar Modal Syariah. Tentunya di sini posisiku berubah dari seorang investor menjadi pengelola usaha . Dan akulah yang wajib memberikan imbal hasil kepada para investorku.

Misalnya dengan menerbitkan sukuk, yakni surat berharga sebagai bukti  kepemilikan aset seperti aset berwujud (bangunan kantor dan sebagainya) atau nilai proyek tertentu yang tentunya Insha Allah akan menarik para investor syariah untuk turut berinvestasi di dalamnya.

Nah, dengan demikian, kelancaran usahaku akan terjamin  karena baik  saat aku ingin mengembangkan modal  maupun saat aku membutuhkan modal , ada lembaga terpercaya yang akan membantuku. Dalam hal ini adalah Perbankan Syariah yang secara konsisten menerapkan prinsip Keuangan Syariah.  Sehingga  sebagai Muslim aku akan merasa lebih tenteram karena usahaku berada di jalan yang halal.

8 thoughts on “#10TahunLagi , Punya Travel Halal Yang Memiliki Beberapa Anak Usaha Terkait

  1. Seringkali kalau rombongan tour, sholatnya yg diminta menyesuaikan jadwal, bukan jadwalnya yg menyesuaikan waktu sholat. Semoga tercapai. Aaamin.

    Suka

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s