Hijau! itulah kesan pertama saat aku memasuki basement Pop Hotel Diponegoro saat memenuhi undangan launching hotel kedua dalam keluarga POP Hotels di Surabaya ini.

Yups, hijau dalam arti yang sebenarnya. Bukan hanya warna yang diusung sebagai brand hotel ini, namun ajakan-ajakan cinta lingkungan yang digaungkan manajemen hotel tersebut, mengingatkan kembali kepada issue lingkungan hidup yang mau tidak mau sangat membutuhkan kepedulian kita.

 

Pertama kali sebelum memasuki lift yang akan membawa kita ke lobi hotel. ajakan menanam pohon, ajakan menghemat air dan sebagainya menjadi daya tarik yang membuat kita berpikir, apa sebenarnya tema yang diusung oleh hotel ini.

Berdiri di lahan yang tak terlalu luas, POP Hotel Diponegoro tak kehilangan daya tariknya. Efektifitas pemakaian ruang telah diperhitungkan dengan cermat. Hingga setiap ruangan yang ada di-disain sedemikian rupa agar fungsional namun tetap menarik.

Lobi mungilnya indah dengan hiasan yang nge”POP” perpaduan warna hijau dan orange di setiap ornamennya. Ruangan-ruangan  seperti ruang serbaguna ( meeting room), ruang makan, lobi, pun kamar-kamarnya menempati area yang tak terlalu luas.

pop-ornament
Ornamen yang nge “pop” di loby Hotel POP gambar by Silvia Noerita

Namun di situlah kepiawaian para perencana hotel ini dibuktikan. Hotel yang terletak di salah satu jalur paling sibuk di Surabaya ini, terbukti mampu menyajikan suasana nyaman, bersih, modern dan hijau. Benar-benar efektifitas luar biasa di jaman serba mahal di bumi yang semakin renta ini.

Menyasar para pengunjung rumah sakit RKZ yang mungkin membutuhkan penginapan saat ada keluarga yang sakit, atau mungkin para karyawan kantor yang ada di kawasan Jalan Diponegoro yang membutuhkan tempat meeting yang cozy namun terjangkau, hotel yang berada hanya seratus meteran dari kawasan legendaris Kebun Binatang Surabaya dan seratus lima puluhan meter dari Surabaya Town Square  itu, benar-benar telah mempertimbangkan segala aspeknya. Tersedia 116 kamar dengan satu tipe yang simple namun dilengkapi fasilitas televisi, internet dan SHOWER terpisah diruangan yang bisa ditempati oleh dua orang dengan harga di bawah 300K Rupiah itu.

lorong-kamar-pop-
Lorong kamar-kamar POP Hotel Diponegoro

Memposisikan diri sebagai hotel budget di salah satu kawasan tersibuk di wilayah Central of Surabaya adalah pilihan cerdas bagi POP Hotel. Karena tidak semua orang yang beraktifitas di kawasan tersebut memerlukan fasilitas berlebih. Terkadang orang hanya butuh beristirahat dan makan secara sederhana namun tetap berkualitas dalam menjalani beberapa agenda di kota terbesar kedua di Indonesia ini.

kamar-pop-tampak-samping
Kamar yang didisain simple, praktis dan efektif

kamar-plus-guling-pop-diponegoro

Namun keterbatasan lahan dan ke-simple an fasilitas hotel POP tak menyurutkan tema cinta lingkungan atau Eco-Friendly yang diusung hotel tersebut. Mulai dari pemakaian ruangan yang efektif, tersedianya tiga trash bin yang memisahkan sampah organik, recycle bin (khusus sampah yang bisa didaur ulang) dan sampah yang sulit terurai, larangan merokok di ruangan hotel (disediakan kamar khusus yang menghadap udara bebas bagi perokok) Nah, rasain lo , para perokok harus betah berada di ruangan tersendiri. Berasa dipenjara kan?. Hingga tersedianya unit pengolahan limbah air di hotel tersebut.

smooking-are-pop-diponegoro
Smooking-area-pop-hotel

 

Umm..Ok yang terakhir infonya aku dapat dari salah satu pegawai hotel yang menemani kami melihat-lihat ruang hotel tersebut). Anyway.. saya percaya kok niat tulus para pemilik dan pengelola hotel POP yang berusaha untuk peduli dan mencintai lingkungan.

colokan-pop-diponegoro
Perhatikan colokannya kakakkk..kalo mo ke sini

Terbukti dari sumbangan mereka berupa kotak-kotak kecil berisi bibit pohon magrove untuk hutan kota Surabaya.

Dan saat gong (lebih tepatnya musik)  launching hotel tersebut ditabuh, para owners dan managements hotel secara simbolis menyiram salah satu bibit pohon yang nantinya akan ditanam di sekitar kawasan POP Hotel Diponegoro. Itulah mengapa acara tersebut diberi tajuk GREEN OPENING, bukan sekadar Grand Opening seperti  pada umumnya.

green-opening-pop-diponegoro
Para Owners dan Managers POP hotel

 

Eh iya, meski hotelnya kecil, tapi makanannya enak-enak loh, sayangnya aku lupa memotret makanan yang tersedia dalam acara pembukaan hotel tanggal 18 Januari tersebut, karena aku terlalu asyik menyaksikan jalannya upaca pembukaan dan menyimak sambutan-sambutan dari owner dan para manajemen hotel 😀 .

O iya POP hotel ini, masih satu group dengan beberapa hotel lain yakni Harris Hotel, Yellow Hotel, dan masih banyak lagi yang semuanya bernaung di bawah TAUZIA Group.

Inilah wajah manajemen Tauzia dan Owner Pop Hotel.

manajemen dan owner-pop-diponegoro
pop diponegoro-owner

Tapi aku masih sempet motret dua jenis kue yang aku cemil :D. Noh!… cheese cake dan fruit-pai. Endeeuss deh. Pasti Chef nya pinter.  🙂
cheese-cake-pop

pie-buah-pop-diponegoro

Pantas kan,  kalau kita sematkan julukan Green, Effective and Affordable buat hotel POP Diponegoro Surabaya?