Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai yang panjang hampir disetiap wilayahnya. Pantai Utara Pulau Jawa merupakan jalur yang sangat terkenal dalam perdagangan sejak jaman penjajahan Belanda. Pada masa itu dibangunlah jalan raya yang menghubungkan Anyer-Panarukan oleh Gubernur Jenderal Deandles. Hingga dikenal Jalan raya Deandles hingga sekarang.

Sepanjang garis pantai dari Surabaya, Gersik, Lamongan,  Tuban hingga Semarang merupakan jalur yang cukup ramai karena merupakan jalur transportasi dan industri.

Pada jaman kepemimpinan Bupati, Masfuk, Lamongan menambahkan ikon wisata yang cukup fenomenal di jalur ini. Berjarak sekitar sekitar 60 kilometer dari Kota Surabaya,dibangunlah  Wisata Bahari Lamongan  (WBL) yang merupakan kerjasama Pemda Lamongan dengan pemilik Wisata Jatim Park I, II, II di Malang.

Hasilnya sungguh luar biasa, pendapatan daerah Kabupaten Lamongan terdongkrak sangat signifikan, hingga pemda Lamongan mampu membangun beberapa ikon baru seperti Lamongan Shorebase, Lamongan Plaza, hingga meningkatkan citra Arsela, perkumpulan sepak bola Lamongan.

Jalur Pantura
Jalur Pantura

Sepaket dengan Wisata Bahari Lamongan, ada Maharani Zoo dan Goa yang dulunya adalah temuan sebuah Gua di lereng tandus perbukitan kapur. Tak hanya itu, WBL juga dilengkapi dengan sebuah resort cantik Tanjung Kodok Beach Resort yang merupakan resor modern minimalis terletak di perbukitan karang di bibir pantai Tanjung Kodok.  Menginap di sini  memberikan sensasi tak terlupakan karena tamu akan tidur dalam buaian suara debur ombak, dan terbangun oleh  tabuhan kentongan para nelayan yang pulang melaut.

tanjung kodok resor
Satu Sisi Tanjung Kodok Resor – Foto diambil dari website WBL
Tanjung Kodok Resor- Foto diambil dari Google
Tanjung Kodok Resor- Foto diambil dari website WBL
tanjung kodok resor malam
Tanjung Kodok Resor Malam Hari- Foto diambil dari Google
Lamongan Shorebase dilihat dari atas jembatan penghubung WBL dan Maharani Zoo
Lamongan Shorebase dari atas jembatan penghubung WBL dan Maharani Zoo

Di pintu masuk area Wisata Bahari Lamongan (WBL) terdapat patung kepiting raksasa yang merupakan ikon  makanan favorit di seputar wilayah tersebut. Selanjutnya pengunjung bisa menikmati kolam renang, arena balap kuda, museum, rumah sakit hantu, istana kucing, roll coaster, dan berbagai permainan khas dunia fantasi, dan masih banyak lagi. Di teras WBL berhadapan dengan area parkir terdapat berbagai pasar hidangan yang menyajikan makanan khas pantai utara seperti kerupuk ikan, rempeyek udang, ikan bakar, terasi, petis, rujak dawet siwalan dan masih banyak lagi.

Gerbang Wisata Bahari Lamongan
Gerbang Wisata Bahari Lamongan

Tiket masuk WBL sekitar 55 hingga 70 ribu rupiah tergantung hari kunjungan. Pada musim liburan harga tiket bisa mencapai 100 ribu per orang. Lebih murah bila pengunjung membeli paket tiket terusan WBL dan Maharani Zoo. Dan seperti tempat wisata lainnya di Indonesia, pusat oleh-oleh dijejali produk masal seperti aneka kaos, tas, sepatu dan pernik-unik lain.

2014-08-07-09-00-22_deco

 

Seorang anak bermain dengan ular jinak di area Exotica Albino, Maharani Zoo
Seorang anak bermain dengan ular jinak di area Exotica Albino, Maharani Zoo
Area pargir di pagi hari, masih sepi
Area parkir WBL di pagi hari, masih sepi

Bila lelah dan ingin menunaikan shalat, masjid WBL berdiri megah di sudut pelataran parkir, selain itu ada juga mushala di bagian dalam WBL yang mengusung  nuansa padepokan Sunan Drajat yang merupakan penyebar agama Islam di daerah Drajat , sekitar setengah kilometer dari WBL.

Masid WBL
Masjid WBL

Seiring makin pesatnya pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, saat ini bertumbuhan banyak sekali perumahan berkelas sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat sekitar yang terdiri dari penduduk asli dan para pendatang yang bekerja pada sektor-sektor pariwisata dan ekonomi di daerah seputar WBL,bahakan banyak pula investor dari daerah lain yang melihat besarnya potensi daerah tersebut. salah satunya adalah PT Aman Sentosa yang meluncurkan Palm Leaf Villas, sebuah hunian berkelas diperbukitan nan tenang dengan ciri khas modern minimalis dengan sentuhan tropis yang apik.

Nah kemana lagi  tujuan wisata liburan mendatang? WBL aja 🙂