PLN Bersih?, Oo,YES!!!

Departemen Pemerintahan dan BUMN sarang korupsi? Iya memang. Kinerja amburadul? hmm… kelihatannya begitu. Pelayanan buruk dan serba melibatkan budaya suap ? Udah dari kecil kali, kita mendengar dan melihat yang seperti itu, paling tidak dari pengalaman orang tua kita sampai jaman kita sudah dewasa.
Hmm.. rasanya hanya mampu mengelus dada, saat kita melihat kenyataan parahnya budaya korupsi di negeri ini.Para pegawai negeri sebagai wajah pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan yang berkaitan dengan pengurusan KTP,KK, Surat Pindah atau lainnya. Lalu Kepolisian sehubungan pembuatan SIM, pengaduan kasus tindak pidana, narkoba. Hampir semua lini pegawai pemerintahan di negeri ini mencerminkan satu wajah : KORUPTOR!

BUMN sebagai badan usaha milik Negara tak luput mendapatkan cap yang sama dari masyarakat. Berapa banyak mantan Dirut BUMN yang harus menghabiskan masa tuanya di penjara karena kasus-kasus yang menjerat mereka selama masa tugas?. Belum lagi banyaknya BUMN yang bangkrut dan harus melelang asetnya karena ketidak becusan para pemimpinnya dan ketidak jujuran para pegawainya. Aduh…

Namun kesan mengerikan itu lambat laun mulai terkikis seejak adanya era keterbukaan dan bangkitnya pengawasan tindak korupsi para pegawai pemerintahan dan BUMN dengan di bentuknya lembaga Komite Pemberantasan Korupsi. Masyarakat kembali mendapatkan setitik harapan akan adanya pencerahan di negeri ini.

Departemen pemerintahan mulai berbenah. Pelayanan terhadap publik mulai mendapatkan prioritas, disamping pembenahan kualitas kerja pegawaianya. Berbagai lembaga pelatihan diundang untuk melatih pegawai pemerintahan dan BUMN tentang bagaimana melayani masyarakat. Banyak motivator dan pakar komunikasi diminta meng-up grade cara berpikir para pegawai agar lebih consument oriented, selain untuk memacu semangat dan prestasi kerja mereka.

Gebrakan bersih-bersih Departemen Pemerintahan dan BUMN ini semakin hari semakin terlihat nyata, paling tidak, hal ini nampak dari peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.PLN sebagai BUMN yang langsung bersentuhan dengan keseharian masyarakat Indonesia, mulai dari rumah tangga di perkotaan hingga di desa-desa terpencil, hingga industri kecil,menengah hingga raksasa pengguna listrik,merasa sangat berkepentingan dan sangat antusias mengadakan gerakan “bersih-bersih” di tubuh perusahaannya.
plnbersih

Gerakan “PLN Bersih, NO Suap” digaungkan penuh semangat. Apalagi sejak Bapak Nur Pamudji menjabat sebagai Direktur Utama. Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini semakin memantapkan diri sebagai BUMN yang bersih melalui berbagai upaya nyata diantaranya membentuk Tim Assesor implementasi insiatif Program PLN Bersih. Hingga Dirut PLN mendapatkan penghargaan Bung Hatta Anti Corruption- Award 2013, atas usaha gigihnya membenahi kinerja karyawannya, dan memangkas jalur-jalur yang rawan terjadi korupsi. Biasanya jalur yang rawan terjadinya korupsi adalah jalur pengadaan (barang dan jasa )dan jalur pelayanan (terhadap masyarakat).Kedua jalur ini mendapatkan prioritas utama sebesar 25 % dari pengukuran integritas.

Untuk mendukung kampanye PLN Bersih No Suap ini, PLN menetapkan empat pilar utama yakni :
1. Partisipasi
Partisipasi memerlukan dukungan para stake holders dan para karyawan, dalam berkomitmen mendukung gerakan PLN Bersih.
2.Integritas
Yakni komitmen dan pelaksanaan pelayanan yang bersih terhadap masyarakat oleh para karyawan PLN.
3. Transparansi
Sikap terbuka dan informatif karyawan PLN,terhadap semua pertanyaan dan permintaan informasi oleh publik.
4.Akuntabilitas
Para karyawan diharuskan sigap menindak lanjuti keluhan pelanggan,mengimplementasikan wisthle blower system dan pengendalian gratifikasi.
Ke empat pilar tadi dikenal dengan PITA.PITA2

Langkah nyata yang ditempuh PLN dalam rangka meminimalisir kemungkinan terjadinya suap-menyuap ditubuh BUMN satu ini adalah:
1. Pelayanan transparan, meminimalisir pertemuan pegawai dan pelanggan dengan system pelayanan online untuk pelayanan pasang baru, pasang sementaraa dan tambah daya, melalui website :http://www.pln.co.id/pbpd/index.php
2. Perubahan peraturan pengadaan barang dan jasa.
3. Penanganan keluhan pelanggan, melalui contact center 123, Official Fans Page PT. PLN (Persero) dan twitter @pln_123.
4. Membangun Wishtler Blower System bagi para karayawan.
5. Memudahkan karyawan yang ingin menyerahkan barang terindikasi gratifikasi.
6. Mengadakan Multi Stake holder Forum (mitra PLN) dengan membuat komitmen dan deklarasi bersama untuk tidak melakukan suap dan korupsi.

Masih dalam rangka memperkuat usaha transparansi dan gerakan PLN Bersih ini, Dirut PLN Nur Pamudji beserta Ketua Dewan Pengurus TII (Transparency International Indonesia) Natalia Subagio menanda tangani nota kesepakatan bersama antara PLN dengan TII, yakni kesepakatan bahwa PLN menunjuk TII untuk mensupervisi program PLN Bersih. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di SINI.

Sebagai masyarakat yang merupakan pengguna jasa PLN secara langsung, tentu kita wajib mendukung niat PLN ini. Dengan memahami apa itu program PLN Bersih dan membantu menyebarkananya pada publik, tentu hal ini merupakan nilai positif yang bisa mendukung keberhasilan program mulia ini. Kalau ada keluhan seperti seringnya pemadaman listrik di beberapa titik lokasi, seharusnya tidak hanya ditanggapi dengan keluhan, namun segera angkat tilpun dan tekan call center 123 untuk memberikan informasi di mana dan kapan terjadi pemadaman listrik. Biasanya setelah mengecek lokasi, petugas akan segera memberikan informasi kenapa terjadi pemadaman dan kapan kira-kira listrik segera menyala kembali. Tentu hal ini bukan point besar yang membuat kita antipati dan meremehkan usaha PLN dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.

Dalam rangka memenuhi stok listrik di Tanah air yang semakin hari semakin besar seiring bertumbuhnya jumlah penduduk, serta bertumbuhnya bidang usaha baik kecil, menengah ataupun besar, PLN telah mencari suber-sumber energi terbarukan misalnya listrik Tenaga Air, Listrik Tenaga Angin dan masih banyak lagi. Indonesia sebagai Negara dengan wilayah luas dan beragam sumber daya hayati, sebenarnya memiliki banyak potensi Sumber Tenaga Listrik Terbarukan (Renewable Resources Energy), misalnya : Air, Angin, Matahari, Geothermal(panas bumi),bahkan kompos atau sampah pun bisa dimanfaatkan. Hanya saja semua berpulang kepada kesiapan sumber daya manusia yang mengelolanya serta dukungan dan keberpihakan pemerintah terhadap kekuatan anaka bangsa. Dengan besarnya jumlah penduduk dan semakin meningkatnya kualitas Sarjana Indonesia, baik lulusan Universitas dalam maupun luar negeri,saya yakin banyak sekali Sumber Daya Manusia Indonesia yanag mempu menemukan dan mengelola Sumber daya Energi Terbarukan dari negeri kita sendiri tanpa bantuan Negara Asing. Gerakan Bersih di semua lini pemerintahan dan BUMN juga seharusnya diikuti dengan gerakan kemandirian di segala bidang, sehingga bangsa Indonesia tumbuh menjadi bangsa yang Besar.

PLN sudah berinisiatif mendukung ditemukan dan dikelolanya energi terbarukan Indonesia dengan meberikan bantuan dana penelitian kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya selaku salah satu Perguruan Tingi Negeri paling inovatif di negeri ini.
Selanjutnya, masyarakat sebagai salah satu elemen terkait dalam gerakan PLN Bersih ini, wajib ikut mensukseskan gerakan PLN Bersih, No Suap dengan tidak serta-merta memberikan tips kepada petugas PLN, serta meng- update informasi-informasi sehubungan dengan pelayanan PLN melalui website : http://www.pln.co.id/

PLN Bersih? Oo, YES!!! saya orang yang paling menyambut gembira tekad baik PLN ini, dan saya yakin PLN bisa! mewujudkananya.

Tulisan ini diikutkan dalam lomba Web BLOG Aku dan PLN, Dukung PLN Bersih, No Suap! dalam rangka Hari Listrik Nasional ke 68, Kerjasama PLN dan BLOGdetik.

Keterangan; Jumlah kata 992, tidak termasuk keterangan keikut sertaan lomba

6 thoughts on “PLN Bersih?, Oo,YES!!!

  1. Aku nulis ini juga tapi nggak aku ikutkan lomba & gak aku link. Habis gondok, disini mati lampu tiap hari heheheee… Semoga PLN ada revolusi deh, gak sekedar pembenahan. Semoga menang ya mak 😀

    Suka

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s