Menjaga Fungsi Otak dengan Makanan

Otak sangat penting artinya bagi hidup manusia. Dialah prosesor dari semua tindakan baik yang disadari mau pun yang bekerja otomatis. Kerja hormon, organ, aliran darah, dan fungsi tubuh lainnya, otaklah yang jadi biangnya meski Anda tidak langsung merasakannya. Termasuk pula, rasa cinta hingga tindakan motorik Anda diproses sepenuhnya oleh otak.

Oleh karena itu, menjaga otak sedari muda itu perlu. Seperti halnya mesin, otak pun punya umur ekonomis sebelum akhirnya terjadi penurunan fungsi akibat tambah tuanya umur. Memberikan stimulai dan nutrisi yang baik untuk otak diyakini mampu memperlambat proses degenerasi itu. Zat antioksidan dan asam lemak omega-3 diyakini sebagai beberapa zat yang dapat dipakai sebagai pencegah hal tersebut. Ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menyehatkan otak Anda:

Wortel.

Selain baik bagi mata, wortel punya senyawa luteolin yang dapat mencegah defisit memori akibat peradangan otak atau karena proses degenerasi. Selain ditemukan pada wortel, lueolin juga bisa didapat pada minyak zaitun, paprika, dan seledri.
Kenari (walnut).

Kacang ini punya antioksidan tinggi. Terkait otak, peneliti mengatakan dimungkinkan antioksidan pada kenari dapat memerangi kerusakan DNA otak akibat radikal bebas. Menurut studi yang dimuat Journal of Nutrition di 2009 lalu, pada percobaan tikus yang berumur tua setelah diberikan kenari, fungsi otaknya kembali lagi dan proses informasi berjalan baik.

Berry.

Buah ini dapat mengembalikan kemampuan mengingat seseorang dan meredakan depresi. Menurut publikasi Journal of Nutrition tahun 2009, berry dapat menurunkan stres dalam sel yang menyebabkan penuaan sekaligus meningkatkan kemampuan sinyal di otak. Kandungan oksidannya terbilang cukup tinggi.

Ikan

. Makan ikan dengan kandungan kaya asam lemak omega-3 dapat membantu kemampuan kognitif yang biasanya menurun seiring bertambahnya usia. Makan ikan seminggu sekali menurunkan risiko berkurangnya kemampuan kognitif sebesar 10 persen. Vitamin B12 dalam ikan turut mencegah terjadinya alzheimer.
Kopi dan Teh

Minuman berkafein ini bisa dipakai untuk terapi pada penderita alzheimer dan mencegah terjadinya penurunan kemampuan kognitif otak.

Bayam.

Sayuran hijau sarat vitamin C dan E ini, membantu peningkatan jaringan otak dan saraf jika dikonsumsi rutin. Vitamin E, terutama, turut membantu pelepasan dopamin di otak yang mengontrol arus informasi ke berbagai bagian otak.

 

Sumber: Sobat Cantik

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s